Dinilai Layak Menjadi Pengusaha Besar Sektor Properti

BOYOLALI, 14 Mei 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia (ITB AAS Indonesia). Abello Axel Adiar Abrar, mahasiswa Program Studi D4 Kebijakan dan Manajemen Pajak, berhasil menunjukkan kapasitasnya sebagai calon pengusaha properti masa depan melalui karya Tugas Akhir (TA) yang aplikatif dan bernilai ekonomi tinggi.
Tidak sekadar menyusun laporan akademik, Abello langsung mengimplementasikan ilmunya melalui proyek nyata berupa pembangunan Perumahan Watu Gede Hills yang berlokasi di Kragilan, Mojosongo, Boyolali. Di bawah bimbingan dosen pembimbing Dr. Suprihati, M.M., proyek tersebut berhasil menghadirkan rumah subsidi dengan desain Minimalis Industrial dan spesifikasi premium setara hunian komersial.
Menariknya, seluruh unit tetap dipasarkan dalam skema FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dengan harga terjangkau, yakni Rp 166 juta per unit.
Metodologi Penelitian Tugas Akhir
Dalam penyusunan Tugas Akhir di Program D4 Kebijakan dan Manajemen Pajak ITB AAS Indonesia, Abello menerapkan pendekatan Action Research dengan metode kuantitatif deskriptif berbasis akuntansi biaya. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan operasional, antara lain:
1. Identifikasi dan Pemetaan Regulasi Pajak
Menganalisis berbagai regulasi insentif fiskal pemerintah di sektor properti MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), meliputi:
- Pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
- PPh Final 1%
- Insentif pajak daerah berupa pembebasan BPHTB
2. Kalkulasi Cost-Benefit Analysis (CBA)
Menghitung nilai riil penghematan biaya (tax saving) per unit bangunan yang diperoleh dari berbagai fasilitas insentif fiskal tersebut.
3. Rekayasa Nilai (Value Engineering)
Menyusun simulasi konversi anggaran, di mana seluruh penghematan pajak dialihkan ke dalam struktur Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk peningkatan kualitas material bangunan.
4. Validasi Lapangan dan Uji Prototipe
Hasil simulasi biaya kemudian diterapkan langsung pada pembangunan unit contoh tipe 33/60 di Kragilan guna menguji kelayakan struktur dan estetika desain industrial.
Bukti Keunggulan Kurikulum Komersial ITB AAS Indonesia
Keberhasilan proyek Watu Gede Hills menjadi bukti nyata bahwa lulusan ITB AAS Indonesia dibekali kemampuan analisis finansial sekaligus mentalitas kewirausahaan.
Melalui metodologi yang dibimbing langsung oleh Dr. Suprihati, M.M., Abello berhasil membuktikan bahwa penghematan dari fasilitas Free PPN, PPh Final 1%, dan Free BPHTB dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas bangunan tanpa melampaui batas harga rumah subsidi FLPP.
Seluruh efisiensi biaya tersebut dialokasikan untuk peningkatan spesifikasi material sehingga menghasilkan hunian subsidi dengan kualitas premium.
Spesifikasi Premium Perumahan Watu Gede Hills
Perumahan Watu Gede Hills dibangun dengan tipe 33/60 (Luas Bangunan 33 m² dan Luas Tanah 60 m²) dengan tata ruang yang fungsional dan modern, meliputi:
- 2 kamar tidur
- Ruang tamu
- Dapur
- Kamar mandi
- Carport
Adapun spesifikasi unggulan yang dihadirkan antara lain:
- Pintu utama baja Fortress anti rayap dan anti susut
- Sistem penguncian ganda
- Jendela aluminium
- Rangka baja ringan yang kokoh dan tahan lama
- Plafon Eternit PVC
- Kloset duduk
- Instalasi lampu LED hemat energi di setiap ruangan
Langkah Awal Menuju Pengembang Properti Nasional
Keberhasilan Abello Axel mengeksekusi proyek properti secara nyata sekaligus mematahkan stigma bahwa mahasiswa perpajakan hanya berorientasi pada pekerjaan administratif di belakang meja.
Bimbingan intensif dari Dr. Suprihati, M.M. menunjukkan bahwa ilmu perpajakan dan tata kelola keuangan dapat menjadi instrumen strategis dalam menciptakan solusi konkret bagi penyediaan hunian layak dan berkualitas bagi masyarakat.
Keberhasilan pembangunan Perumahan Watu Gede Hills di Kragilan, Mojosongo, Boyolali menjadi bukti bahwa mahasiswa vokasi mampu tampil sebagai calon pengusaha besar di industri properti nasional.
